Showing posts with label fiksi. Show all posts
Showing posts with label fiksi. Show all posts

Tuesday, 10 December 2013

Telanjur Cinta, Hatiku Berhenti di Hatimu


Penulis: Anita Sari & Kusumaningtyas
Penyunting: Gari Rakai Sambu

Penerbit: Eazy Book
Ukuran: 13 x 19 cm

Tebal: 208 halaman

ISBN: 978-602-7702-19-6
Harga: Rp35.000,- *)
“Kalau aku bilang, hidupku nggak akan lama lagi, dan aku ingin menghabiskan sisa hidupku denganmu, apa kamu rela melupakan Shone untukku?” tanya Nando tiba-tiba.
                                                      ***
Bagaimana rasanya saat orang yang terlanjur kita cintai lebih memerhatikan orang lain? Perasaan terabaikan itu harus dikecap Ishky ketika ia bertemu dengan Nando. Namun bukan pada Nando ia jatuh hati. Rasa itu tertuju pada Shone, sahabat dekat Nando. Orang yang tak pernah menganggap Ishky ada.
Ini kisah tentang rumitnya hati. Tentang rasa cinta yang bisa dengan mudah muncul, lalu lenyap sekejap mata, tanpa bisa hati mengerti.
Akankah takdir berpihak pada Ishky?


Friday, 21 June 2013

Kisah Dari Balik Jendela

Dari Balik Jendela adalah novel yang saya tulis berdua dengan seorang teman, kakak kelas waktu SMA, mbak Tyas atau sering saya panggil yayank. Eitss, jangan dikira lesbong loh yaa...

Dalam beberapa bulan ke depan InsyaAllah novel ini terbit. Sedang direvisi untuk dipendekin jadi maksimal 140 halaman saja dan kami mendadak puyeng karena lebih baik mengembangkan cerita daripada mengkerdilkannya. *halah*

Yang paling saya ingat adalah ketika Mbak Tyas menulis bab-bab novel itu dalam loose leaf, lalu lembaran-lembaran itu dikirim lewat pos ke saya. Oh iya ceritanya mbak Tyas tinggal di Wonogiri dan saya di Jogja. Paling ingat bagaimana saya mengetik tulisan itu di laptop pinjaman dari suami sementara suami saya pakai laptop milik kantor. Kerasa banget perjuangannya. Dan yang terasa berat itu selalu lebih terasa berharga.

Saya bersyukur naskah ini langsung diterima seminggu setelah dikirim. Walaupun memangkas halamannya membuat kami agak puyeng. Tapi sekali lagi, yang terasa berat itu selalu lebih terasa berharga.